Powered By Blogger

SELAMAT DATANG PARA PEMBACA LELE blogger

SEMOGA BLOG INI BERMANGFAAT

Cari Blog Ini

Sabtu, 29 Mei 2010

15 TAHUN TELKOMSEL



Di umurnya yang ke 15, dengan semua inovasinya semoga telkomsel makin membuat duniaku semakin tanpa batas dan makin uuuhuuuuiiiiiiiiii........ trima kasih telkomsel..

Rabu, 19 Mei 2010

Blogger Pictures

RENUNGAN


Baca-baca arsip lama di komputer saya ternyata asyik juga tuh. Kebetulan saya memang biasa mengoleksi banyak tulisan. Tentang apa saja dan dari siapa saja. Ada yang hasil browse sendiri dari internet, pun banyak tulisan yang dikirim via e-mail dari teman-teman ke mailing list. Semua itu akan saya pilah dan ditempatkan di folder tertentu yang sudah diberi tanda. Tujuannya, tentu sebagai bahan untuk menulis.

Nah, pas baca artikel tentang renungan yang entah siapa pembuatnya (karena ini sudah banyak dikirim oleh pengirim yang berbeda ke berbagai mailing list yang saya ikuti), saya jadi terinspirasi untuk membuat hal yang sama. Sebagian memang saya modifikasi dan kembangkan lagi, tapi jujur saja inspirasi tulisannya dari artikel tersebut. Jadi, makasih deh kepada “entah siapa” yang menjadi penulis pertama “renungan” tersebut.

Sobat muda muda muslim, barangkali inilah enaknya punya banyak teman dan bergaul dengan mereka (terutama yang baik-baik ya). Kalo ada yang pinter, insya Allah kita kebawa pinter juga. Banyak teman kita yang rajin, maka insya Allah kita pun akan kebawa rajin.

Oya, berikut ini saya tulis ulang dan sedikit dikasih tambahan beberapa kalimat atau mungkin paragraf (karena renungan itu berupa artikel singkat). Apa aja sih? Yuk, kita sama-sama renungkan dalam-dalam:

Sedekah vs belanja

Lucu ya, uang Rp 20.000-an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

Jujur saja, kalimat ini begitu kena banget (khususnya kepada saya sendiri). Gimana nggak, kadang seringnya di antara kita ngisi kotak amal di masjid dengan uang recehan. Makanya, kalo pas kotak amal diedarin ke jamaah yang duduk berderet rapi di shaf-nya masing-masing suka terdengar bunyi nyaring tanda uang recehan jatuh menimpa benda keras (apalagi kalo kotaknya terbuat dari kaleng, lebih keras bunyi gemerincingnya).

Mungkin uang itu pecahan seratus, lima ratus, atau seribu rupiah yang logam. Tapi bukan berarti nggak boleh beramal dengan jumlah seperti itu. Jika ikhlas, insya Allah dapet pahala juga dong. Begitu pun sebaliknya, meski yang dimasukkin pecahan lima puluh ribu tapi nggak ikhlas kan sayang juga ya? Mendingan ngasih lima puluh ribu dan ikhlas kan? Hehehe.. itu sih, bagus banget atuh ya.

Terlepas dari nilai “ikhlas”, kita coba renungkan aja dikit ya, betapa kita masih merasa “pelit” untuk bersedekah. Padahal itu buat kita juga amalannya di sisi Allah. Tapi, kita harus merasa “royal” kalo jajan or belanja di mal. Bawa uang 50 ribu rupiah aja serasa masih kurang. Iya nggak? Kalo saya pernah ngerasa demikian. Astaghfirullah…

Semoga kita, bisa seperti Abdurrahman bin ‘Auf dan sahabat Rasul lainnya yang seperti nggak sayang sama harta. Mereka sedekahkan hartanya untuk urusan di jalan Allah dengan sangat banyak (menurut kita).

Ngaji vs nonton sepakbola

Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk dengerin pengajian, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola

Yap, memang kadang lucu abis, kalo dengerin pengajian mah rata-rata dari kita baru lima menit berlalu aja mata kita udah merem-melek. Ngantuk! Apalagi kalo sampe harus 45 menit, wah jarang-jarang deh yang bisa bertahan dengan penuh semangat dan aktif dengerin dan bertanya kepada narasumber pengajian.

Tapi kalo kita nonton pertandingan sepakbola di televisi, waktu “setengah main” itu terasa pendek banget. Kita terhipnotis oleh aksi bintang-bintang lapangan hijau pujaan kita. Kita pun betah menikmatinya. Nggak terasa, 45 menit berlalu singkat banget. Lucu ya?

Doa vs ngobrol

Lucu ya, seringnya kita susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa kepada Allah Swt., tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman dan kata-kata dari mulut kita begitu lancar mengalir.

Hmm… abis sholat aja, kadang banyak di antara kita yang buru-buru pulang dari masjid atau mushola. Berdoa seperlunya dan mungkin doanya monoton alias yang diucapkan yang itu-itu aja (bosen nggak sih?).

Okelah, mungkin di antara kita ada keperluan sehingga begitu selesai sholat berjamaah, berdoa sebentar dan keluar dari masjid. Nggak apa-apa, karena sebetulnya berdoa sunnah hukumnya. Cuma, di sini kita sedikit aja merenung dan evaluasi diri: “Apa iya kalo kita berdoa meminta kepada Allah begitu singkatnya? Begitu buru-burunya? Dan nggak pandai merangkai kata dalam berdoa untuk ‘memikat' Allah Swt.?”

Emang iya sih, Allah Mahatahu apa yang diinginkan hambaNya dalam berdoa, tapi adabnya kan kita kudu sopan. Wong sama orang aja kita sopan dan menghargai. Iya nggak?

Tapi lucunya pas kita ngobrol bareng teman-teman, rangkaian kata dari mulut kita mengalir deras. Nggak ada beban dan lepas aja, gitu. Lain kali ye hawanya? Lucu juga tuh.

Sepakbola vs sholat

Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan sepakbola favorit kita, tapi betapa bosannya kita bila imam sholat tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.

Eh, jujur aja nih, terutama kalo nonton sepakbola di pertandingan final. Kalo hasilnya seri di waktu normal, maka diadakan perpanjangan waktu. Nah, banyak di antara kita yang betah menikmatinya. Apalagi kalo sampe nontonnya berjamaah di kafe. Dijamin seru abis.

Tapi, kalo bacaan ayat dari sang imam pas sholat tarawih panjang dikit aja, kita langsung pegel-pegel, dan nekat ngejatuhin ‘talak tiga' untuk nggak sholat di masjid itu lagi kalo imamnya orang tersebut. Walah?

Itu sebabnya, masjid or mushola yang melaksanakan sholat tarawih berjamaah dengan imam sholatnya yang biasa ngebut dengan kecepatan tinggi dalam membaca ayat, pasti membludak jamaahnya. Ckckck.. betapa banyak dari kita yang pengennya instan dan serba cepat dalam hal ibadah.

Baca al-Quran vs baca novel

Lucu ya, susah banget baca al-Quran 1 juz saja, tapi baca novel best sellers 100 halaman pun habis dilalap dalam sekejap dan kita merasa enjoy .

Hihihi.. iya juga ya? Waktu sekolah dulu saya bareng temen-temen pernah baca Wiro Sableng yang judulnya “Petaka Gundik Jelita” dan “Lima Iblis dari Nanking” antara 1 sampe 2 jam. Dan itu harus ngorbanin baca Fessenden & Fessenden yang nulis Kimia Organik. Padahal besoknya mo ujian kimia. Baca al-Quran? Hmm.. satu halaman kayaknya udah merasa “beruntung” deh. Ckckck… kenapa ya? Lucu sekaligus sedih kalo mengenang ini.

Rahasianya apa? Mungkin kalo bacaan al-Quran cepet bosen karena nggak ngerti artinya. Mugkin juga. Eh, tapi ada juga teman yang asyik banget baca Harry Potter edisi bahasa Inggris-nya sampe berjam-jam kok. Ya, kita sih khusnudzan saja, mungkin juga baca al-Quran pun doi sanggup berjam-jam dan berjuz-juz. Tapi umumnya, kita suka cepet bosen kan baca al-Quran lama-lama? Lebih sregep baca novel, baca komik, atau lainnya.

Eh, bukan berarti nggak boleh lho. Silakan aja baca novel. Ini juga sekadar renungan, bahwa ternyata kita lebih susah dan lebih banyak malasnya untuk baca al-Quran ketimbang baca bacaan lainnya. Tul nggak?

Konser musik vs shalat jumat

Lucu ya, orang-orang pada berebut untuk dapetin tempat di barisan paling depan ketika nonton konser musik, tapi berebut cari shaf paling belakang bila shalat jumat agar bisa cepat keluar.

Coba deh tengok acara konser musik di televisi, banyak orang rebutan untuk mendapatkan ‘shaf' terdepan biar bisa ngelihat dengan jelas bintang pujaannya, syukur-syukur kalo sampe bisa salaman.

Kalo pun harus bayar, banyak di antara kita yang rela ngeluarin duit untuk nebus tempat strategis di arena konser. Tapi pas sholat jumat mah , nyari tempat di shaf paling belakang biar cepet keluar, atau paling nggak nyari dinding or tiang untuk nyender. Lucu ya?

Dakwah vs gossip

Lucu ya, susahnya orang diajak untuk partisipasi dalam dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi dalam menyebar gossip.

Ckckck… untuk ngajak dakwah susahnya setengah hidup. Alasannya macem-macem. Entah dengan alasan karena belum cukup ilmu, atau karena malu. Sehingga bikin lidah kelu. Tapi begitu ada yang ngomporin untuk ngegossip, lidahnya langsung fasih dan ikut nyebarin lagi. Wuih, aneh ya? Lucu ya?

Padahal, tentu saja, nilai perbuatannya lain banget. Kalo dakwah insya Allah dapet pahala, tapi ngegossip? Selain dibenci orang, juga dibenci Allah Swt. Amit-amit deh. Tapi, kenapa banyak di antara kita yang hobi ngegossip ketimbang semangat dakwah? Semoga menjadi renungan…

Media massa vs al-Quran

Lucu ya, kita begitu percaya banget pada apa yang disampaikan media massa, tapi kita sering mempertanyakan apa yang disampaikan al-Quran.

Jujur saja, media massa saat ini menjadi salah satu kekuatan untuk melakukan perubahan sosial, politik, ekonomi dsb. Banyak dari kita yang percaya begitu saja dengan apa yang disampaikan media massa. Kasus peledakkan bom di London awal Juli lalu, media massa hampir di seluruh dunia langsung “menuding” Islam dan kaum muslimin berada di balik serangan tersebut.

Eh, kita yang baca, banyak juga yang kemudian terprovokasi dan ikut-ikutan menjatuhkan vonis kepada Islam dan umatnya. Apa nggak bahaya banget tuh?

Tapi kita, kaum muslimin, ada juga yang masih mempertanyakan apa yang disampaikan oleh al-Quran. Isinya diutak-atik dan dipersepsi sendiri demi keuntungan dan tujuan tertentu. Kebalik-balik memang. Padahal, dalam surat al-Baqarah ayat 2 saja Allah Swt. sudah menjamin bahwa al-Quran itu “laaroiba fiihi” alias tidak ada keraguan di dalamnya. Nggak cuma itu, ayat tersebut melanjutkan (yang artinya): “petunjuk bagi mereka yang bertakwa”.

Yap, al-Quran itu pasti kebenarannya, dan sekaligus petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Jadi, mengapa harus mempertanyakan lagi apa yang disampaikan Allah dalam al-Quran? Tapi dalam waktu bersamaan, kita lebih percaya kepada media massa (bahkan ada yang sampe nggak perlu ngecek kebenarannya), padahal nggak jarang isinya berupa ‘kabar burung' dan juga informasi yang sesat dan menyesatkan.

Surga pengen, beramal ogah

Lucu ya, pengen masuk surga, tapi ogah beramal. Hmm.. ini sih bukan hanya lucu, tapi juga aneh bin ajaib. Emangnya surga gratis? Nggak lha yauw. Kita-kita aja masih was-was, khawatir amalan baik selama ini nggak keterima karena mungkin nggak ikhlas. Lebih sedih lagi seharusnya jika kita berharap surga tapi nggak pernah (atau sedikit) beramal baik.

Sobat muda muslim, banyak di antara kita yang kepengen masuk surga, tapi diminta untuk sholat aja susahnya setengah mati. Banyak juga di antara kita yang pengen dapetin surgaNya, tapi diminta untuk taat dan patuh sama ajarannya aja ogah. Itu sih sama artinya ngarepin dapet uang pensiun tapi tanpa kerja selagi usia produktif. Lucu dan aneh banget kan?

Pengen masuk surga tapi tanpa beriman dan tanpa beramal sholeh, kira-kira mungkin nggak? Mimpi kali ye!

Ini sedikit renungan aja buat kita semua. Semoga kita mulai berbenah dalam hidup ini. Mumpung masih muda. Selagi mudah untuk melakukan berbagai amal kebaikan, jangan sia-siakan waktu kita. Kita bisa berbuat lebih banyak. Karena kita nggak pernah tahu kapan kita dijemput oleh Malaikat Ijroil untuk menghadap Allah Swt. dan mempertanggung-jawabkan perbuatan kita selama di dunia. Mumpung masih ada waktu, sebisa mungkin kita mengumpulkan banyak amal baik untuk bekal di akhirat kelak.

Rasul mulia saw. telah bersabda: “Bersegeralah menunaikan amal-amal kebajikan. Karena, saatnya nanti akan datang banyak fitnah, bagaikan penggalan malam yang gelap gulita. Betapa bakal terjadi seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, di sore harinya ia menjadi kafir. Dan seseorang yang di waktu sore masih beriman, keesokan harinya menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan komoditas dunia.” (HR Bukhari dan Muslim)

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah Ta'ala untuk melakukan amalan yang baik sesuai ajaran Islam. Ditanamkan dalam hati kita untuk gampang menerima kebenaran dan mengamalkannya.

ARTI KEBERSAMAAN


KEBERSAMAAN……….
Yah itu yang kau cari…..
Tapi dimana dapat aku temukan?????
Perbedaan karakter yang ingin disatukan
Menjadi suatu keluarga besar
Jauh…..jauh….. sekali keberadaan dengan orang tua
Yang ada hanya perbedaan yang disatukan
Dapatkah aku temukan kebersamaan
Dalam dunia yang baru aku kenal
Sobat jadikan perbedaan ini
Menjadi kebersamaan dalam keluarga
kita disini , Amien

MASALAH EKONOMI

PENGERTIAN PERMASALAHAN EKONOMI

1. Pandangan Tentang Ekonomi Mikro dan Makro
Secara garis besar permasalah kebijakan ekonomi makro mencakup dua hal yaitu :
a. Masalah jangka pendek atau masalah stabilisasi perekonomian, yaitu tentang inflasi, pengangguran dan neraca pembayaran.
b. Masalah jangka panjang atau masalah pertumbuhan ekonomi.
Dalam menganalisis ekonomi mikro pada umumnya meliputi bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.
Mikro ekonomi lebih menitik beratkan pada analisis mengenai masalah membuat pilihan untuk :
a. Mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber ekonomi, dan
b. Mencapai kepuasan yang maksimum dalam penggunaan sumber-sumber tersebut.
Dalam teori ekonomi mikro pada hakikatnya menerangkan bagaimana sesuatu masyarakat yang memiliki faktor-faktor produksi yang terbatas, mempunyai keinginan untuk memperoleh barang dan jasa yang maksimum, yaitu dengan membuat berbagai pilihan dalam memproduksi dan mengkonsumsi sehingga kepuasan dan kesejahteraan masyarakat dapat dimaksimumkan.
Dalam membahas teori ekonomi mikro dapat dikemukakan pertanyaan-pertanyaan tentang :
a. Apakah jenis-jenis barang dan jasa yang akan diproduksi ?
b. Bagaimanakah caranya memproduksi berbagai barang dan jasa yang dibutuhkan tersebut ?
c. Untuk siapakah berbagai barang dan jasa itu diproduksi ?
Sedang dalam ekonomi makro lebih global atau menyeluruh meliputi perubahan-perubahan keseluruhan dalam kegiatan ekonomi. Makro ekonomi menerangkan tentang :
a. Pentingnya segi permintaan dalam menentukan tingkat kegiatan dalam perekonomian
b. Pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan kegiatan perekonomian pada tingkat yang terkendali.
Dalam membahas ekonomi makro menerangkan beberapa masalah penting yang berlaku di dalam perekonomian, seperti pertanyaan berikut :
a. Mengapa setiap negara menghadapi masalah pengangguran ?
b. Mengapa masalah kenaikan harga-harga berlaku, yang sering kali juga diikuti oleh masalah pengangguran ?
c. Mengapa kegiatan perekonomian tidak mengalami pertumbuhan secara cepat ?
d. Mengapa kegiatan perekonomi tidak mengalami perkembangan yang stabil ?
Pada mazab klasik, Adam Smith dan Keynes tidak banyak membuat analisis tentang masalah penggaguran, inflasi, ketidakstabilan ekonomi dan perubahan ekonomi. Hal ini dikarenakan bahwa mereka memiliki keyakinan tentang sistem pasar bebas akan mewujudkan tingkat kegiatan ekonomi yang efisien dalam jangka panjang. Penggunaan tenaga kerja penuh akan selalu tercapai dan perekonomi akan mengalami kesetabilan. John Maynard Keynes berpendapat bahwa pengeluaran agregate yaitu pembelanjaan masyarakat ke atas barang dan jasa, adalah faktor utama yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai oleh suatu negara. Untuk itu kebijaksanaan pemerintah diperlukan untuk menciptakan penggunaan tenaga kerja yang penuh dan kestabilan perekonomian.
Analisis ekonomi makro menunjukkan tentang bagaimana pengeluaran agregate (permintaan agregate) dan penawaran agregate akan menentukan keseimbangan dalam perekonomian. Empat komponen pengeluaran agregate dibedakan :
a. Pengeluaran konsumsi rumah tangga
b. Investasi perusahaan-perusahaan
c. Pengeluaran konsumsi dan investasi pemerintah.
d. Ekspor
Masalah ekonomi mikro : selama dasawarsa, selain harga mobil merosot dibanding dengan harga lain. Dalam ekonomi mikro berusaha mencari sebab dan akibat perubahan tersebut dalam harga relatif.
Masalah ekonomi makro : Selama dasawarsa selain perubahan relatif terhadap harga barang, harga mobilpun ternyata mengikuti kecenderungan umum dari semua harga untuk terus meningkat. Mengapa tingkat harga relatif stabil atau melonjak dalam beberapa periode ? Dalam makro ekonomi berusaha memahami sebab dan akibat perubahan tersebut dalam tingkat harga umum.

2. Organisasi Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi dapat digambarkan dalam model yang disederhanakan, yang biasa disebut arus perputaran (circular flow) sebagai berikut :






Dari arus perputaran ini dapat dilihat adanya empat aspek dari arus uang, ialah :
(1) Arus uang sebagai pengeluaran konsumen (biaya hidup/cost of living);
(2) Arus uang sebagai penerimaan perusahaan (= business receipts)
Kedua arus ini terjadi melalui pasar barang dan jasa konsumtif.
(3) Arus uang sebagai pengeluaran perusahaan (biaya produksi/cost of production).
(4) Arus uang sebau penerimaan pendapatan masyarakat (consumers’ income)
Kedua arus ini terjadi melalui pasar sumber-sumber ekonomi.
Model di atas menggambarkan suatu sistem perekonomian yang stasioner. Artinya, arus uang melalui pasar brang dan jasa konsumtif sama dengan arus uang melalui pasar sumber-sumber ekonomi, yang berarti bahwa dalam masyarakat tersebut tidak ada tabungan (saving), penanaman modal (investment), penggantian barang modal (replacement), atau penyusutan (depretion).
Model tersebut dapat diperluas dan dibuat lebih kompleks menurut keperluan, umpamanya, untuk menggambarkan perekonomian yang tumbuh, perekonomian yang mundur, atau untuk menggambarkan peran pemerintah dalam kehidupan ekonomi.

ETIKA DALAM SISTEM EKONOMI

“ Etika dalam Sistem Ekonomi “

Terkait dengan Keadilan Ekonomi / economic justice, yg bertalian dengan proses produksi, distribusi, perdagangan
Era pasar bebas (globalisasi), maka etika ekonomi dihadapkan pada fakta :
• Pemerasan tenaga kerja untuk menaikkan produksi atau mengganti bahan baku dengan mutu yang jelek untuk menaikkan laba.
• Distribusi barang dan jasa yang tidak merata, hanya diakses oleh kelompok/pihak tertentu.
• Kue ekonomi tak dapat dibagi rata secara adil terkait dengan perdagangan export dan import komoditi

Beberapa konseptualisasi tentang Globalisasi:
1. Globalisasi keuangan dan pemilikan capital/modal (Tahap awal ditandai dengan globalisasi pemilikan saham)
• Deregulasi pasar financial
• Mobilitas kapitas melintasi batas nasional suatu Negara
• Merger dan akuisisi
• Tahap awal ditandai dengan globalisasi pemilikan saham

2. Gglobalisasi kemampuan regulasi dan governance
Pengurangan peran pemerintah dalam menentukan regulasi ekonomi (dominasi pasar lebih besar)

3. Globalisasi sebagai unifikasi politik dunia
Pengintegrasian masyarakat dunia dalam satu system ekonomi global dipimpin satu Negara inti yang berpengaruh menentukan system.

Sist. Perbankan syariah dan perbankan konvensional di lingkup Indonesia dan di lingkup internasional. Keunggulan apa yang dimiliki perbankan Konvensional, keunggulan apa yang dimiliki perbankan berbasis Syariah ?

our motivasi

Bila kita ingin meletakkan dunia dalam tangan kita, maka kita harus terus menggali potensi diri dan tidak menjadi pribadi yang lembek, berfikir kedepan dan positif serta terus belajar tanpa takut akan kesalahan dalam suatu proses menuju kesuksesan.


Ada satu cara untuk melihat masa lalu : jangan sembunyi darinya, dia tidak akan menangkap anda jika anda tidak mengulangnya.


Kebahagiaan terbesar dalam hidup ini adalah mengerjakan sesuatu yang kata orang-orang tak bisa kita kerjakan.


Orang mungkin meragukan apa yang anda katakan, tapi mereka akan percaya dengan apa yang anda lakukan.


Pemimpin sejati bukan orang yang mempunyai paling banyak pengikut, tapi yang menciptakan paling banyak pemimpin.


Tiga hal yang membuat sang murid mengungguli gurunya:
1. Ajukan pertanyaan
2. Ingat jawaban-jawabanya
3. Ajarkan


Jangan jadikan gaji tinggi sebagai tujuan, carilah pekerjaan yang anda sukai dan gaji tinggi akan datang dengan sendirinya.


Saran hadiah:
1. Untu musuh kata maaf
2. Untuk penentang toleransi
3. Untuk sahabat hati anda
4. Untuk pelangan pelayanan
5. Untuk semua orang kemurahan hati
6. Untuk setiap anak contoh yang baik
7. Untuk diri sendiri respek


Salah satu cara menjadi juara adalah dengan bertindak seperti juara, anda harus belajar cara menang dan tidak lari ketika kalah. Semua pernah gagal dan pernah meraih sukses, anda harus hati-hati agar tidak kehilangan percaya diri atau menjadi terlalu percaya diri.


Alasan adalah paku yang digunakan untuk membangun rumah kegagalan.


Bisnis: 1. Pemasaran
2. inovasi
3. persahabatan


Masa depan kita tergantung pada apa yang kita lakukan pada saat ini.


Membuat toko itu mudah, membuatnya agar tetap buka dan berkembang itu seni.


Kelemahan terbesar kita terletak pada menyerah, jalan paling pasti untuk sukses adalah selalu mencoba sekali lagi.


Yang bertahan hidup bukan spesies yang paling kuat, bukan juga spesies yang paling cerdas…., tp spesies yang paling responsive terhadap perubahan.


Kalau sudah ada niat……. Kerjakan….


Jangan menangis karena matahari sudah pergi…., karena air mata membuat anda tak bisa melihat bintang…


Setiap kali jatuh, coba pungut sesuatu…..


Anda akan meraih sukses dalam bidang anda jika anda tidak tahu, apakah yang anda kerjakan itu pekerjaan atau mainan…


Dalam hidup ini banyak orang yang gagal karena tidak menyadari betapa mereka sudah mendekati sukses disaat mereka menyerah…


Kegagalan adalah peluang untuk memulai lagi secara lebih cerdik…
Cari peluang, jangan tunggu peluang mengetuk pintu anda, kemungkinan anda tidak dirumah…


Kita tak bisa menjadi seperti yang kita inginkan dengan tetap menjadi seperti kita yang sekarang….


Watak baik maupun buruk tanpa kita sadari bisa terbentuk, berawal dari suatu kebiasaan yang lama-lama akan mengakar kepada diri seseorang dan akhirnya berubah menjadi satu watak.. watak baikpun harus selalu dipelihara karena kalau tidak, lama kelamaan kebiasaan buruk yang ada pada diri kita akan mengantikannya menjadi wata buruk……..


Setiap orang suci punya masa lalu, setiap pendosa punya masa depan…..


Banyak orang yang masih duduk merenungi masa lalu yang buruk…., banyak orang pula hari ini terus memikirkan masa depan yang akan datang…, sesungguhnya masa depan semua dimulai dari hari ini dan untuk meraih masa depan yang cemerlang tidak cukup hari ini hanya diisi dengan sebuah perenungan atau pikiran,,,, tetapi yang dibutuhkan hari ini adalah sebuah tindakan nyata………..


Sinar mentari menyenangkan, hujan menyegarkan, angin menyejukkan, salju meriangkan. Tak ada yang benar-benar namanya cuaca buruk, hanya cuaca baik yang jenisnya berbeda……


Tantangan dari kepemimpinan : 1. menjadi kuat, bukan menjadi kasar
2. menjadi baik, bukan menjadi lemah
3. menjadi berani, bukan pengertak
4. menjadi berfikir tapi bukan malas
5. menjadi rendah hati tapi bukan takut
6. menjadi bangga tapi bukan sombong
7. menjadi humor tapi tanpa kebodohan



Orang yang memindahkan gunung memulai dengan memindahkan batu-batu kecil….


Orang tua yang baik mengajari anak-anaknya…., begitu pula orang tua yang bijak juga belajar dari mereka….


Orang yang pandai mencari alasan jarang pandai dalam hal-hal lainnya….


Belajarlah dari kesalahan orang lain…, karena anda tak bisa hidup cukup panjang untuk membuat semuanya sendiri……


Cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan buruk adalah dengan jangan pernah memulainya………


Tak seorangpun bisa meningkatkan taraf hidupnya tanpa ambil resiko…..


Memaafkan adalah bentuk cinta yang paling tinggi. Sebagai imbalannya, anda akan menerima kebahagiaan dan kedamaian yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata…


Kita tak tahu apapun tentang hari esok, tugas kita adalah menjadi baik dan bahagia hari ini……


Aturan emas untuk maju : 1. Lakukan selangkah-demi selangkah…
2. bila merasa tak mampu maju lagi, kembalilah ke aturan nomor 1


Mengambil keputusan adalah memilih resiko yang paling minimal dan mencari hasil yang maksimal…


Melakukan kesalahan dalam hidup bukan saja lebih terhormat, tetapi lebih bermangfaat dari pada tidak melakukan apa-apa sama sekali…..


Semakin piawai kita mengatasi setiap kesulitan semakin meninkat pula kualitas hidup kita…..


Jangan berharap masalahnya akan menjadi lebih mudah, berharaplah bahwa anda punya kemampuan yang lebih baik…….


Kalau sudah ada niat lakukan……

Blogger Pictures

ketika crita itu tertulis


Qu bayangkan butir Kristal
Di pelupuk matamu
Saat kau bacakan baris-baris
Kasih sayang pada hatiku
Qu terdiam tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelab oleh kabut
Ta’ ada yang dapat ku ucapkan
Sepenggal catatan dalam ingatanku
Sorot itu meredup
Memahami arti ucapnya
Aku terlalu bodoh untuk mengerti
Yang ada hanya kagum dalam sesak
Ku sapu butir Kristal
Yang hendak menyeruak ke dunia
Temani keharuanku
Qu coba tulis beberapa kata ungkapan
Kehormatan padamu…..
Adakah ku kan melihat bahagiamu
Sesudah lantunan nyanyian cintamu?????